#WordsUnsaid – You Gave Us Up.
Rasanya kejam banget kalau kamu bilang kita ngga pernah ada. Jadi… buat kamu, kita hanya sebatas itu?
Kalau saja saya bisa bilang seperti itu ke kamu saat ini, kamu akan bagaimana? Kata-kata, “I won’t give up on us” yang selalu kamu bilang ke saya itu maksudnya apa? Cuma kata-kata asal yang kamu ucapkan supaya saya bisa tenang? Supaya saya ngga perlu kemana-mana dan tetap sama kamu, supaya saya bisa menanamkan dalam hati dan pikiran saya kalau “kamu adalah akhir yang akan aku tuju—kita adalah akhir yang aku mau”. Saya merasa lucu ketika kamu dengan segala impian yang kamu bagikan kepada saya, dengan mudahnya kandas begitu saja disaat saya sudah mulai yakin kalau mimpi itu bukan sekedar angan-angan kosong.
Hidup betul-betul lucu.
Kemudian saat ini saya merasa benar-benar bodoh sudah menghabiskan sekian banyak tahun hanya untuk mendapatkan ending yang berbanding terbalik dengan apa yang kamu janjikan. Iya, saya paham betul kalau saya tidak bisa menyalahkan kamu disini, karena semua selalu kembali pada takdir, bukan? Lalu apa saya harus marah dengan takdir yang Tuhan berikan pada cerita kita?
—cloudsans 30 Mei 2023