#WordsUnsaid – Jika Sudah Seperti Ini
Semua sikap dingin dan acuhku, seolah isyarat untukmu. Untuk mengenyahkan rasa raguku sendiri atas semua pernyataanmu. Aku memilih bersikap begitu karena aku ingin. Aku menutup mata dan telingaku karena aku harus. Aku ingin tahu, apakah kau sungguh-sungguh dengan semua ini. Dan aku harus tahu, sejauh apa rasa sayangmu untukku.
Namun, nyatanya kau tidak benar-benar menyatakannya. Disaat aku sadar bahwa kau menyerah, saat itu pula aku yakin bahwa sebenarnya rasa sayangmu untukku tidak sebesar itu. Mungkin itu bukan perasaan yang kau sebut “sayang”, melainkan hanya egomu. Hanya rasa rindu yang bercampur dengan penyesalan.
Dari awal aku memilih bersikap begini, karena aku takut jika ternyata pada akhirnya kau sadar bahwa kau salah mengartikan perasaanmu sendiri. Aku takut aku akan kembali jatuh ketempat yang sama, dengan luka yang sama, dan dengan cara yang sama pula. Dan ternyata, pada akhirnya sekarang kau menyerah. Karena kau tidak benar-benar sesayang itu padaku.
Dan mungkin, ada baiknya aku bersikap begitu sejak awal. Aku tak perlu jatuh dan merasakan sakit karena hal yang sama, untuk kedua kalinya.
—cloudsans 08 Oktober 2014 / 10:59